Halo apa kabar semuanya. Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang cara commit pada branch dan merge dengan GitHub. Dalam pengembangan perangkat lunak, penggunaan branch sangat penting untuk memisahkan pengembangan fitur baru atau perbaikan dari versi utama.

Selain itu, GitHub juga merupakan platform yang populer untuk berkolaborasi dalam pengembangan perangkat lunak. Mari kita pelajari cara melakukan commit pada branch dan melakukan merge dengan GitHub.

Daftar Isi Artikel

  1. Membuat Branch Baru
  2. Melakukan Commit pada Branch
  3. Menggabungkan Branch dengan GitHub
  4. Mengatasi Konflik Merge
  5. Menghapus Branch

1. Membuat Branch Baru

Langkah awal pada pembuatan branch baru adalah kalian harus memiliki akun serta memiliki sebuah repository pada Github. Jika belum memiliki keduanya, kalian bisa membaca pembahasan tersebut pada artikel sebelumnya dengan mengakses link berikut Git Remote dengan Github.

Untuk menggunakan branching dalam Github, Anda perlu menggunakan beberapa perintah. Berikut adalah beberapa perintah yang paling umum:

  • git checkout <branch-name>: Perintah ini digunakan untuk berpindah ke branch yang diinginkan.
  • git branch <branch-name>: Perintah ini digunakan untuk membuat branch baru.
  • git merge <branch-name>: Perintah ini digunakan untuk menggabungkan branch satu ke branch yang lain.
  • git reset <commit-hash>: Perintah ini digunakan untuk mengembalikan proyek ke version sebelumnya.

Namun, jika kalian ingin langsung membuat pada website Github kalian dapat menambahkannya dengan klik pada branch main lalu ketikkan nama branch baru yang ingin kita buat, semisal kita akan membuat untuk branch tim-qc.

Membuat Branch Baru di Github

Setelah memasukan nama branch baru yang akan kita buat. Kemudian klik pada link Create branch : tim-qc for main . Jika proses pembuatan branch berhasil maka akan muncul branch baru dengan secara otomatis akan menduplikasi file yang ada branch main

Branch baru dengan nama tim-qc

Terlihat pada gambar di atas branch main berubah menjadi tim-qc dengan beberapa file yang berhasil diduplikasi dari branch main.

2. Membuat Commit pada Branch

Commit pada branch adalah salah satu langkah penting dalam pengembangan perangkat lunak menggunakan Git. Saat kita melakukan commit, kita menyimpan perubahan yang telah kita buat pada file atau proyek ke dalam repository Git. Commit ini juga berfungsi sebagai titik referensi untuk melacak perubahan yang telah dilakukan.

Saat melakukan commit pada branch, penting untuk memberikan pesan yang jelas dan deskriptif tentang perubahan yang telah dilakukan. Pesan commit ini akan membantu kita dan tim pengembang lainnya untuk memahami alasan, konteks, dan dampak dari perubahan yang dilakukan.

Nah, kalian bisa langsung menggunakan perintah pull untuk melakukan sinkronisasi branch pada Github.

Jika sukses maka akan muncul branch baru pada git local kita selanjutnya kita dapat melakukan checkout ke dalam branch tersebut.

Branch baru yang berhasil pull ke lokal

Selanjutnya kita akan melakukan commit pada branch tim-qc tersebut. Kita masih akan menggunakan file project yang sudah kita buat sebelumnya, silahkan kalian baca terlebih dahulu pada artikel tutorial sebelumnya.

Kita akan melakukan perubahan pada file index.html. Tambahkan kode berikut pada file index.html menjadi :

Berikutnya lakukan commit dengan mengetikkan perintah berikut pada command prompt atau terminal :

Dan langkah berikutnya kita lakukan push pada github dengan mengetikkan perintah berikut pada command prompt atau terminal.

Selanjutnya jika proses push ke github berhasil maka secara otomatis akan muncul sebuah notifikasi bahwa ada pembaharuan pada file dan kita harus melakukan pull request agar dapat digabungkan ke dalam project utama.

Notifikasi proses pull request

3. Menggabungkan Branch (Merge) dengan Pull Request

Menggabungkan branch dengan GitHub adalah proses untuk menggabungkan perubahan yang ada di branch yang berbeda ke dalam branch utama yang biasanya disebut dengan branch main.

Dengan menggabungkan branch, kita dapat mengintegrasikan perubahan-perubahan yang telah dilakukan oleh tim atau pengembang lain ke dalam proyek yang sedang dikerjakan.

Seperti pada pembahasan sebelumnya kita sudah melakukan push pada branch berbeda yaitu pada tim-qc. Selanjutnya adalah langkah menggabungkan file yang berhasil kita push ke github menjadi file penuh pada branch main dengan membuat Pull Request terlebih dahulu.

Pull Request pada GitHub adalah fitur yang memungkinkan seorang pengembang (biasanya anggota tim) untuk mengajukan permintaan untuk menggabungkan perubahan kode yang telah dilakukan di sebuah branch ke branch utama (biasanya “master” atau “main”) dari repositori utama.

Pull request memberikan kesempatan bagi pengembang untuk mendiskusikan dan memeriksa perubahan sebelum mereka benar-benar digabungkan ke branch utama.

Klik tombol Compare & Pull Request pada notifikasi yang muncul . Kemudian kita akan diarahkan pada halaman untuk mengisi informasi permintaan Merge file. Pastikan file yang akan kita buat Pull Request dapat kita lakukan penggabungan atau merge dengan informasi status Able to Merge.

Form pembuatan pull request

Selanjutnya klik pada tab Pull Request, biasanya akan muncul informasi permintaan yang tersedia.

Informasi permintaan Pull Request

Jika file yang diminta untuk digabungkan kita rasa tidak ada masalah kita bisa langsung melakukan merge dengan klik pada tombol Merge Pull Request.

Tombol merge pull request

Jika proses penggabungan atau merge pada pull request berhasil dilakukan maka secara otomatis file yang sudah terdapat pembaharuan akan menggantikan file yang berada pada branch main disertai dengan keterangan dari proses commit yang dilakukan.

Untuk melakukan pengecekan kita klik pada tab code dan secara otomatis akan muncul pesan commit baru pada file yang kita lakukan update atau pembaharuan.

Informasi pembaharuan file dari branch lainnya

5. Mengatasi Merge Conflict

Konflik merge sering terjadi dalam pengembangan perangkat lunak kolaboratif. Ketika dua atau lebih pengembang melakukan perubahan pada bagian yang sama dari kode sumber, konflik merge dapat terjadi saat mencoba menggabungkan perubahan tersebut.

Untuk mengatasi konflik merge, beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Komunikasi yang baik antara tim pengembang untuk memastikan setiap perubahan yang dilakukan.
  2. Menggunakan sistem kontrol versi yang baik untuk melacak perubahan dan memungkinkan pemecahan konflik merge.
  3. Memiliki prosedur yang jelas untuk menyelesaikan konflik merge, seperti penggunaan alat pemecah konflik atau diskusi tim.

6. Menghapus Branch di Github

Pada pengembangan perangkat lunak, terkadang kita perlu menghapus branch yang tidak lagi diperlukan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kita perhatikan tentang penghapusan branch:

  • Ketika kita telah menyelesaikan pekerjaan di sebuah branch dan sudah menggabungkannya ke dalam branch utama, maka branch tersebut dapat dihapus untuk membersihkan repositori.
  • Branch yang sudah dihapus akan hilang dari repositori dan tidak dapat dikembalikan keadaannya.
  • Sebelum menghapus branch, penting untuk memastikan bahwa tidak ada pekerjaan yang belum selesai di branch tersebut.
  • Jika ada pekerjaan yang belum selesai, sebaiknya dilakukan penggabungan ke dalam branch utama atau branch lain sebelum menghapusnya.
  • Penghapusan branch dapat dilakukan melalui perintah git branch -d atau menggunakan fitur penghapusan branch pada platform Git seperti GitHub atau GitLab.
  • Sebaiknya memberikan nama branch yang jelas dan deskriptif agar memudahkan dalam mengenali branch yang akan dihapus.
  • Sebelum menghapus branch, pastikan untuk melakukan backup atau cloning repositori secara teratur agar tidak kehilangan data yang penting.

Berikut adalah langkah – langkah melakukan penghapusan branch :

Langkah 1 : kita klik pada daftar branch yang ada pada Github kemudian pilih pada link View All Branches

Menampilkan semua branch

Langkah 2 : Untuk melakukan hapus branch caranya sangat mudah. Kita cukup klik pada icon Trash atau Tempat Sampah pada daftar branch yang akan kita hapus. Perlu diingat bahwa lakukan penghapusan pada branch yang memang benar-benar tidak digunakan. Karena ketika proses hapus branch berhasil data file tidak dapat dikembalikan.

Penghapusan branch yang sudah tidak digunakan

Kesimpulan

Pada artikel kali ini, kita telah membahas tentang cara commit pada branch dan merge dengan GitHub. Dalam pengembangan perangkat lunak, penggunaan branch sangat penting untuk memisahkan pengembangan fitur baru atau perbaikan dari versi utama.

Pentingnya membuat branch baru adalah agar pada branch utama tidak terganggu bahkan menjadi berantakan ketika mungkin dari salah satu tim pengembang melakukan kesalahan. Sehingga tidak menghambat tim lainnya dalam proses pembuatan maupun pengembangan aplikasi.

Comments to: Tutorial Github – Part 5 : Commit pada Branch dan Merge Github

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.